Powered By Blogger

"metamorfosis"

ingin menjadi seperti garam, yang apabila melebur bersama semangkok sayur, dia akan tetap asin, walaupun wujudnya sudah tdk terlihat.... (sok puitis ya gw) ws rendra bukan, apalagi chairil anwar, sabodo teuing lah... yach inilah gw, manusia sederhana yang mencoba untuk menjadi kaya,maksudnya kaya hati gan, kalo kaya harta ane belom nyampe kesitu, maklum,cuma karyawan rendahan, yang kalo makan siang larinya kerumah,,, pengen sich kaya yang laen gitu, tiap makan siang bisa duduk manis di resto telaga,atau sambil ketawa ketiwi di sari kuring sambil BBMan,nikmaaat!!! tapi gaji ane gak cukup gan buat makan disitu hiks hiks,,, lah! kenapa gw jadi curhat ya? tapi gak papa dech! kali-kali aja setelah membaca curhatan gw ada yang hatinya tergugah dan segera nraktir gw,ngarep dot.com (gw pernah berjanji buat gak pake nich joke) hahahaha akhirnya dipake juga, emang manusia gak ada yang konsisten dengan omongannya sendiri,hari ini dia ngomong A besok dia ngomong Z, termasuk gw juga sich... tapi kan manusia emang sarangnya salah dan dosa, sarangnya bohong, sarangnya munafik, sarangnya gombal, sarangnya... sarangnya... sarangnya.... waduuh, kalo dibeberin kejelekan manusia dari sabang sampe merauke,gak cukup layarnya gan, hihihi...

Rabu, 02 November 2011

birunya untung jawa, eksotisnya pulau rambut...

Ini kali ketiga saya menjelajah pulau untung jawa dan pulau rambut, dua pulau yang masih menjadi bagian dari jakarta, dan masuk ke dalam kabupaten kepulauan seribu, letaknya yang bertetangga dengan kabupaten tangerang membuat dua pulau ini begitu mudah di capai.
kurang lebih satu jam perjalanan dari daerah saya di serpong, maka kita sudah sampai di dua pulau tersebut...
maka, tanpa persiapan yang matang, meluncurlah saya dan kesembilan teman saya menuju untung jawa, jam enam kurang sedikit kita sudah start dari jalan raya serpong, yaah... inilah jalan utama di kota tangsel, jalan raya yang awalnya sepi berubah menjadi jalan yang super sibuk plus macet!!! tapi untungnya kita-kita berangkat pagi, dan hari minggu pula, jadi tidak ada kemacetan yang berarti, sepanjang jalan raya serpong hingga masuk ke kota tangerang aman dan lancar, pun saat memasuki pinggiran bandara internasional soekarno hatta jalan ramai dan lancar, di selingi pemandangan ibu-ibu yang sedang mck di sepanjang kali yang airnya cokelat kehitaman, sementara tidak jauh dari situ, jejeran pesawat dengan sayapnya yang membentang angkuh siap membawa terbang orang-orang berkocek tebal...
puas memandangi alam sekitar, tidak terasa akhirnya sampai juga di tanjung pasir, desa yang masuk kecamatan teluk naga ini adalah pemberhentian terakhir kita sebelum masuk ke untung jawa,setelah memarkir motor kita langsung menuju tepi pantai untuk selanjutnya menaiki kapal kecil menuju untung jawa.
perahu yang kami naiki bukan ferry atau speed boat, tapi cuma perahu kayu bermesin kecil, sebenarnya saya sudah berjanji untuk tidak mau menaiki perahu macam ini lagi, setelah kejadian beberapa bulan yang lalu, dengan rute yang sama perahu yang saya naiki sempat terombang-ambing di laut akibat ombak yang tiba-tiba besar, namun itu bukan alasan buat saya untuk tidak akan kembali lagi kesini, walaupun perahu ini cuma di bekali dengan dua pelampung usang hehehhe....
lagi di kapal nich...

setelah dirasa cukup, akhirnya perlahan namun pasti perahu yang kami tumpangi mulai bergerak, baru beberapa meter perahu berjalan, ratusan ubur-ubur terlihat begitu jelas, tapi sayang keindahan itu dirusak oleh sampah-sampah yang mengapung di sepanjang pinggiran pantai.

kurang lebih tiga puluh menit kami berada di laut, akhirnya mendarat juga di pulau untung jawa, yeah!!! pulau pertama yang akan kami singgahi.
di pulau ini kami hanya singgah sebentar, karena kami akan menuju destinasi berikutnya, yaitu pulau rambut, jarak antara pulau rambut dengan pulau untung jawa sekitar dua kilometer, untuk menuju pulau rambut kita menyewa perahu yang lebih kecil, dari perahu pertama yang kita naiki, setelah nego dengan pemilik kapal akhirnya kami pun di antar, hanya memakan waktu kurang dari sepuluh menit akhirnya kami tiba di pulau rambut, wooow!!! pantainya lebih biru dan pasirnya putih menghampar, ssst!!! sekedar informasi, pulau rambut ini di jadikan sebagai suaka marga satwa bagi ribuan burung, jadi sebelum kita masuk ke pulau ini harus punya surat izin dulu.
sebelum masuk pulau rambut harus punya surat izin dulu...
sebelum kita-kita menjelajah ke dalam pulau, kami sempat mengabadikan moment-moment yang tak terlupakan ini,cekidot!!!
nggu ribuan burung yang hidup di atas sana. yupz! setelah puas menikmati beningnya laut dan segarnya alam, petualangan di lanjutkan ke dalam hutan, tapi sebelumnya kita harus sudah dapat izin dari penjaga pulau, dan kitapun tidak boleh asal nyelonong aja, karena guide dari penjaga pulau akan membawa kita masuk ke dalam suaka marga satwa ini, yang perlu di perhatikan pada saat kita di dalam hutan, dilarang merokok dan berisik, karena dapat menga


suasana di dalam pulau rambut...
di atas menara pengawas....
di suaka margasatwa pulau rambut ini, terdapat rbuan burung laut dari berbagai jenis, tapi sayangnya kami salah bulan, menurut penjaga hutan disini, waktu yang paling tepat buat kesini adalah sekitar bulan januari sampai april, karena di bulan-bulan itulah burung-burung dari berbagi penjuru berdatangan ke pulau ini, tapi kalau untuk bulan-bulan ini, burung-burungnya sedang bermigrasi ke australia dan amerika, tapi bukan berarti tidak ada sama sekali burung disini, saat saya memanjat menara pengawas yang berada persis di tengah-tengah pulau, ratusan burung-burung laut sedang bersarang di atas dahan pohon, suaranya berisik!!! tapi ini suatu pengalaman yang paling indah dan berharga, belum lagi lautan biru yang terhampar luas menambah kecantikan pulau ini....

 masih ada sambungannya cuy!!!


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar