![]() |
| Team explore kawah ratu |
Taman nasional halimun salak terletak di tiga kabupaten, yaitu kabupaten bogor dan sukabumi yang masuk provinsi jabar, dan kabupaten lebak yang masuk provinsi banten, luas TNHS kurang lebih 40.000 ha, flora yang mendiami taman nasional ini seperti, macan tutul,kucing hutan, owa jawa, surili, lutung, anjing hutan dan juga sigung, sementara untuk floranya terdapat pohon rasamala, puspa, ratusan jenis anggrek,berbagai jenis bambu dan juga rotan, disini pun banyak sekali air terjun, seperti curug cigamea,curug ngumpet,curug pangeran,dan yang paling besar adalah curug seribu dengan ketinggian kurang lebih seratus meter, dan masih banyak lagi pesona yang ada di TNHS ini, salah satunya adalah kawah ratu, kawah yang masih aktif mengeluarkan asap belerang hingga sekarang, dan kawah ratu inilah yang akan kami explore bersama teman-teman dari BPI.
Sabtu 10 desember 2011 perjalanan ke kawah ratu pun di mulai, sesuai kesepakatan meeting point di bagi menjadi dua tempat, yaitu di paledang yang dekat dengan stasiun, dan di masjid raya bogor yang yang dekat terminal baranang siang, dan saya memilih opsi yang kedua, sebenarnya saya akan lebih cepat sampai bila naik bis jurusan tangerang - bogor, tapi saya lebih memilih rute lebak bulus - bogor, alasannya ada satu teman BPI yang ingin ikut juga, janji berangkat jam tiga akhirnya molor hampir satu jam,karena menunggu teman saya listya telat datengnya, selepas ashar akhirnya kita berangkat menuju bogor, dengan bus agra mas warna merah tua, kondisi jalanan yang lancar membuat perjalanan menjadi cepat, jam lima lewat sedikit kami sudah sampai di kota bogor, dan gerimis pun menyambut kami.
Tiba di masjid raya ternyata sudah ada fathi, yang punya gawe buat trip ini, juga sudah ada poer,rangga, dan purwadi, sempat cuap-cuap sebentar kami langsung menaiki angkot menuju paledang, menjemput enam orang lagi yang sudah menunggu, nggak butuh waktu lama untuk sampai di depan lapas paledang, dan enam anak BPI lainnya sudah menunngu sejak tadi, kembali tangan di julur untuk mengakrabkan diri' Arif,Enoz,Nining,Odel,Nur, dan juga Ania jadi total yang ikut trip ke kawah ratu genap dua belas orang, dari paledang kita nyewa angkot menuju terminal laladon,dan butuh satu kali naik angkot lagi untuk mencapai TNHS, kami pun kembali mencarter angkot,sebelumnya kami nego dulu dengan sopir yang akan membawa kami kesana, setelah harga cocok maka meluncurlah sang angkot menuju TNHS,sepanjang jalan kemacetan tidak bisa di elakan, menjelang pertigaan mobil tidak bisa bergerak sama sekali, karena ada sebuah eksavator yang terjebak di tengah jalan, untunglah insiden ini tidak berjalan lama, setelah eksavator itu bisa keluar perjalanan pun lancar hingga tiba di depan gerbang TNHS.
Sekitar jam tujuh malam akhirnya kita sampai juga di gerbang TNHS,suasana sudah gelap dan sepi, tapi di pintu gerbang tetap di jaga oleh orang yang memang bekerja sebagai penjaga pintu masuk di kawasan ini, Sebelum bisa masuk kawasan TNHS kami harus membayar retribusi dulu, untuk nominalnya saya lupa :)...
kalau nggak salah sekitar lima ribu per orang, setelah semuanya beres kami beranjak menuju mushola yang berada di sisi kiri jalan, letaknya memang tidak terlihat dari jalan, jadi kita harus berjalan beberapa puluh meter agar bisa sampai ke mushola, di dalam mushola hanya ada selembar karpet panjang, tempat mengambil wudhu ada di sebelah kiri mushola, dengan airnya yang tidak pernah berhenti mengalir, yaeyalah... namanya juga di gunung hehehhe... setelah urusan sholat beres, waktunya urusan perut, tidak jauh dari mushola ada warung-warung yang masih buka, kami pun beranjak kesana sambil melihat susana kota bogor di malam hari, begitu indah dengan lampu-lampunya kotanya yang berkelap-kelip, suasana seperti ini mirip dengan kota bandung bila di lihat dari ciwidey di bandung selatan.
Disini ada sekitar enam warung yang masih tetap buka,yang mereka jual pun hampir seragam, mulai dari mie rebus, mie goreng dan nasi goreng, dan saya pun memesan nasi goreng karena dari siang memang belum makan nasi, sedangkan teman-teman yang lain mayoritas memesan nasi goreng juga, dan sebagian lagi memesan mie rebus.
Udara malam di sini tidak dingin menusuk seperti kawasan puncak atau ciwidey di bandung selatan, jadi walau hanya memakai t shirt tidak terasa dingin, karena acara treking ke kawah ratunya besok subuh, jadi malam ini waktu di gunakan untuk istirahat, tapi karena waktu belum terlalu malam, dan agar suasana lebih akrab, kam saling memperkenalkan diri ke semua teman BPI, rada malu juga sich secara umur udah nggak muda lagi hehehe... tapi yang namanya pertemanan kan nggak memandang usia, so jadi tetap enjoy aja...
![]() |
| narsis dulu sebelum bobo... |
![]() |
| mukanya pada tegang-tegang bgt,,, |
| sorry yach kalo ngmbil photonya diem-diem... |
nanti di sambung lagi yach....





Tidak ada komentar:
Posting Komentar